Jadikan Hari Ini Masterpiece Anda!

“I challenge you to make your life a masterpiece. I challenge you to

join the ranks of those people who live what they teach, who walk
their talk.” – Anthony Robbins

Suatu ketika, secara pribadi saya berkunjung ke sebuah pameran
seorang pelukis terkenal. Hati saya berdecak kagum mengatakan betapa
luar biasanya hasil karyanya. Saya terpesona dengan keindahan karya
seni yang dihasilkan. Akhirnya, saya sampai diam terpaku di sebuah
lukisan yang merupakan mahakarya (masterpiece) dari pelukis
tersebut. Cukup lama saya diam dan tidak bergeming karena terpukau.

Nah, mungkin setiap dari kita pernah melihat karya lukisan ataupun
mendengarkan musik yang merupakan masterpiece dari seorang yang
menciptakannya. Atau mungkin film yang kita tonton pun pernah Anda
rasakan sebagai sebuah masterpiece yang luar biasa.

Sambil mengingat-ingat maha-karya tersebut, pernahkah terbayangkan
oleh Anda bahwa orang – orang di sekeliling Anda, pada saat ini,
sedang dalam proses menghasilkan masterpiece kehidupannya? Karena
itulah, pertanyaannya diajukan juga kepada Anda. Bagaimanakah dengan
Anda?

Bayangkan, betapa luar biasanya jika setiap hari adalah masterpiece
dalam kehidupan kita. Dalam film Dead Poet Society yang sangat
inspiratif, ada satu istilah yakni Carpe Diem, atau manfaatkan hari-
harimu semaksimal mungkin. Intinya, betapa sayangnya jika hidup ini
dilalui dengan hal yang biasa – biasa saja.

Namun, sering bertolak belakang dengan kenyataan ini, kita justru
melihat orang yang melewati hari-harinya dengan semangat dan kondisi
yang biasa-biasa saja, bahkan cenderung penuh keluhan. Berdasarkan
pengalaman, saya mendapat tiga alasan mengapa orang menjadikan hari
ini hanya sebagai hari yang biasa – biasa saja, yang se-‘ala
kadarnya’.

Tiga alasan

Alasan pertama, mereka terlalu membesar – besarkan masa lalu, entah
itu keberhasilan ataupun kegagalan.Berkaitan dengan ini, saya
merasakan orang yang hidup dengan kondisi seperti ini terjebak dalam
kehidupan masa lalunya.

Orang ini mungkin tidak pernah bergerak ke mana – mana. Karena
selalu menganggap hari ini sama seperti masa lalunya. Orang ini suka
bernostalgia. Orang seperti ini pun selalu membangga – banggakan
keberhasilan maupun kegagalan yang diraihnya pada masa lalu.

Memang, hal ini sah-sah saja dan bukanlah hal yang keliru. Hanya
saja disarankan agar kita tidak menjadi terlalu over dengan masa
lalu. Orang yang termasuk kategori ini kejelekannya adalah selalu
terbuai dengan masa lalu, hingga mungkin tidak sadar kalau waktu
terus berjalan.

Dalam workshop Kecerdasan Emosional yang saya pimpin, saya menyebut
orang ini sebagai orang yang tidak aware terhadap hari ini, karena
terus hidup dalam masa lalunya. Kalau masa lalunya merupakan
keberhasilan, seharusnya bisa dijadikan motivasi untuk meraih
keberhasilan yang lebih lagi dalam kehidupan ini, sehingga setiap
hari dapat menjadi masterpiece.

Pertanyaannya adalah apakah saat ini Anda hidup dalam masa lalu atau
menghidupi kehidupan hari ini?

Alasan kedua, mereka yang terlalu menilai tinggi tentang masa depan
mereka. Orang dalam kategori ini biasanya akan berkata, “Segalanya
akan menjadi lebih baik, jadi saya akan lakukan nanti”. Saya sering
menemukan orang yang hidup dalam kategori ini, terus dalam
penantian. Orang – orang dalam kategori ini selalu mengharapkan yang
terbaik di masa depan, tetapi tidak melakukan apa pun untuk masa
sekarang. Akibatnya, kecenderungan orang seperti ini adalah selalu
menunda apa yang dikerjakan karena berpikir masa depan akan menjadi
lebih baik secara otomatis.

Berbeda dengan kondisi tersebut, para pencipta masterpiece dalam
kehidupan ini tahu dengan apa yang disebut ‘kekuatan dari sebuah
tindakan sekarang’ (the power of doing it Now). Mereka paham,
apabila suatu tindakan disertai dengan goal yang spesifik, serta
melakukan hal – hal yang terbaik yang bisa dilakukan sekarang, akan
membuat hari ini menjadi suatu masterpiece hidup mereka.

Pada intinya, mereka pun percaya bahwa setiap orang sangat bisa
melakukannya, hanya saja memang dibutuhkan kesadaran, kedisiplinan
serta ketekunan untuk mulai melakukannya.

Penulis terkemuka Mark Twain, pernah mengatakan, “Action speaks
louder than words but not nearly as often”. Kalau akhirnya hanya
berkata – kata saja dan membayangkan masa depan yang lebih baik
tanpa disertai dengan tindakan, hasilnya akan nol besar. Sebagai
seorang yang mau menjadikan setiap hari sebagai masterpiece
kehidupan, kita semestinya mempunyai tindakan yang spesifik yang
dapat menjadikan hari ini sebagai masterpiece pula.

Dengan demikian, masa depan kita juga akan menjadi lebih baik.
Karena itu, sederhananya, Anda bisa mulai membuat rencana minimal
tiga tindakan yang akan menjadikan hari ini sebagai masterpiece
dalam hidup Anda!

Alasan ketiga adalah orang yang terlalu meremehkan hari ini. Orang
yang masuk dalam kategori ini biasanya kurang menyadari pentingnya
hari ini. Bahkan penulis buku terkenal Dale Carnegie saja
mengatakan, “Today is life-the only life you are sure of. Make the
most of today. Get interested in something. Shake yourself awake.
Develop a hobby. Let the winds of enthusiasm sweep through you. Live
today with gusto.” Intinya, Dale Carnegie mengatakan begitu penting
dan berharganya hari ini. Sangat disayangkan sekali jika hari ini
dilewati dengan semangat biasa – biasa saja.

Bahkan, fisikawan Albert Einstein pun mengatakan hal yang sama soal
menghidupi hari ini, “Learn from yesterday, live for today, hope for
tomorrow.” Sebab, pada kenyataannya, ada begitu banyak yang bisa
dilakukan dan dikembangkan pada diri kita hari ini.

Mari bangun terus apa yang bisa menjadi kekuatan diri kita, sehingga
kita bisa menjadi berkat bagi orang – orang di sekitar kita. Atau,
lakukan segala sesuatu yang membuat Anda merasa puas dengan apa yang
Anda jalani hari ini. Nanti malam saat Anda merebahkan kepala Anda,
sebelum tertidur, Anda dengan bangga mengatakan, “Terima kasih
Tuhan. Hari ini telah saya lalui dengan melakukan berbagai hal yang
luar biasa dalam kehidupan saya”.

Akhirnya, bahkan saya ingin mengutip sekali lagi tantangan yang
diberikan oleh motivator dunia, Anthony Robbins, kepada kita
yakni “I challenge you to make your life a masterpiece. I challenge
you to join the ranks of those people who live what they teach, who
walk their talk.”.

Ya, mari kita jadikan setiap hari dalam hidup ini sebagai mahakarya
dalam hidup kita. Andaikan saja setiap hari adalah masterpiece bagi
hidup Anda, dalam setahun saja sudah memiliki 365 hari penuh dengan
masterpiece. Ini akan membuat hidup Anda spektakuler! Mari mulai
jadikan hari ini sebagai masterpiece Anda!

Sumber: Jadikan Hari Ini Masterpiece Anda! oleh Anthony Dio Martin,
Managing Director HR Excellency

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: